Kamis, 05 Januari 2012

sejarah teknik industri

SEJARAH, PENGETAHUAN,

DAN LINGKUP TEKNIK INDUSTRI


Sejarah teknik industri

Kapan teknik industri lahir? Teknik industri lahir sejak persoalan industri, sejak manusia mewujudkan sesuatu untuk memenuhi keperluan hidupnya.persoalan produksi muncul pada jaman Pra-Yunani kuno,saat manusia menggunakan batu sebagai peralatanya. Pada masa itu manusia menggunakan batu untuk peralatan bekerja, pemotong atau pembelah.alat tersebut mengalami perbaikan secara terus menerus tidak lain hanya untuk meningkatkan produktivitas pada persoalan industri. Disiplin teknik industri berakar kuat pada masa revolusi industri(1750-an) beberapa penemu teknologi pada jaman revolusi industri,

antaralain penemuan

mesin pintal oleh James hargreaves(1765)



pengembangan water frame oleh Richard Arkwright (1769)



dan mesin uap oleh James Watt



Revolusi industri juga melahirkan penemu-penemu baru seperti, Samuel Morse pengembangan pesawat telegram (1840), penemu bola lampu oleh Thomas Alfa Edison(1880). Disisi lain berkembang pula pengembangan konsep-konsep untuk mencari proses kerja yang efektif dan efisien dari aspek manusia dan metode kerja. Beberapa dapat disebutkan antara lain;

Adam smith mengemukakan konsep perancangan proses produksi
Charles Babbage mengemukakan perlunya pembagian kerja
Henry Towne mengemukakan pentingnya memperhatikan unsur probabilitas dari keputusan yang udah diambil
Frederic W. Taylor (dikenal sebagai bapak teknik industri) mengemukakan pemikiran ‘Scientific Management’.di sini bidang engineering ikut bertanggung jawab dalam perancangan, pengukuran, perencanaan, penjadualan maupun pengendalian kerja.penelitian yang lain adalah pengaturan jam kerja yang optimum di fokuskan pada perbaikan metode kerja, mengurangi waktu kerja dan mengembangan standar kerja.
Frank B. Gilbreth menekankan aspek metode kerja
Henry Gantt mengembangkan prosedur penjadualan rencana kerja dengan menggunakan peta balok atau peta Gantt.
Pengertian teknik industri?

Teknik industri adalah disiplin engineering/teknik bukan science dikarenakan teknik industri menangani pekerjaan perancangan(design), perbaikan (improvement), dan pengistalasian (instalation) dan juga menangani masalah manusianya. Bidang garapan teknik industri adalah sistem integral yang terdiri dari manusia, material/bahan, informasi, peralatan, dan energi.

Program pendidikan teknik industri

Teknik industri diajarkan pertama kali oleh prof. Hugo Diemer di departemen teknik mesin, Universiry of Kansas, Amerika Serikat pada tahun 1902. Pendidikan Teknik Industri  di indonesia diperkenalkan oleh bapak Matthias Aoref. Tahun 1960 di ITB setelah menyelesaikan studinya di Cornell University.

Teknik industri dalam praktik


Henry fayol di perancis melakukan aplikasi prinsip-prinsip total managemen sebuah organisasi. pada waktu yang sama Taylor mengembangkan konsep “Functional Foremanship”, membagi tenaga kerja menjadi operator dan perencanaan, untuk mengefektifkan fungsi staf pada organisasi produksi
Harrington Emerson menganalisis usaha tenaga kerja
Morris L.Cooke menggunakan ilmu manajemen pada pemerintahan kota
Tantangan dimasa depan ?

Tantangan dimasa depan teknik industri salah satunya adalah bagaimana untuk mengatasi keterbatasan sumber daya karena perkembangan teknologi mau tidak mau akan menghabiskan sumber daya yang terbatas. Sehingga diharapkan profesi teknik industri kedepannya agar mampu mendesain sistem yang mampu mengoptimalkan sumber daya untuk mencukupi kebutuhan manusia.

Hubungan disiplin teknik industri dengan disiplin ilmu yang lain

Disiplin teknik industri tidak dapat dipisahkan dengan disiplin ilmu lain. Konsep teknik industri yang bertujuan untuk mendapatkan efisiensi kerja telah nyata-nyata membutuhkan bantuan dari disiplin ilmu lain, aplikasi disiplin teknik industri tersebut meluas ke segala bidang kehidupan tidak hanya diaplikasikan khusus pada industri saja, melainkan pada semua oprasi yang ada pada pemerintahan, perdagangan, jasa pelayanan, dan juga bidang kemiliteran.

Ilmu dasar disiplin teknik industri

Tiga kritera yang harus dilakukan agar aplikasi dari ilmu teknik industri berhasil adalah kualitas, waktu dan biaya.tujuan teknik industri adalah menjamin bahwa produk atau jasa yang dihasilkan/diproduksi pada kualitas yang tepat, pada waktu yang tepat dan biaya yang tepat pula. ilmu-ilmu yang termasuk dalam analisi dan perancangan oprasi adalah,

method enginering merupakan analisis perancangan kerja
pengukuran kerja merupakan pengetahuan mengenai prinsip dan prosedur kerja agar efektif dan efisien
ergonomi mempelajari tentang keterkaitan antara orang dengan lingkungan kerjanya, terutama dengan hasil rancangan kerja
perencanaan dan perancangan fasilitas
simulasi didefinisinya suatu metodologi untuk melakukan percobaan dengan menggunakan model dari sistem nyata
material handling dikonotasikan suatu perpindahan material atau bahan dari satu lokasi ke lokasi lain atau diantara stasiun kerja.
Riset oprasional
Sistem produksi didefinisikan aktifitas untuk mengolah atau mengatur penggunaan sumber daya (resources) pada penciptaan barang atau jasa bertujuan memperbaiki tingkat efektifitas dan efesiensi dalam proses produksi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar